| Ilustrasi menyiram pada malam hari (Sumber:Pexels) |
Idealnya tumuhan disuram pada pagi
atau sore hari. Jika Anda memiliki jadwal pagi dan siang hari yang sibuk, waktu
berkebun Anda mungkin terbatas pada sore dan malam hari. Salah satu tugas taman
yang paling penting dan sering adalah menyirami tanaman.
Memang menyiram tanaman di malam
hari diperbolehkan meski itu bukan waktu yang ideal bagi tanaman. Menyiram di
malam hari juga memiliki catatan, yakni pastikan tanaman dalam kondisi sehat,
tidak memiliki riwayat penyakit jamur atau bakteri. Peneliti dari University of Massachusettes Amherst mengungkapkan
tanaman dengan kriteria terseut aman di siram di malam hari.
Meski begitu beberapa spesies memerlukan
irigasi harian untuk pertumbuhan terbaik. Meskipun terdapat lebih sedikit
penguapan di malam hari, menyirami taman di malam hari tidak menutup
kemungkinan dapat menyebabkan kerusakan serius pada tanaman Anda.
1.
Dedaunan Basah
Menyiram
tanaman dari atas, dengan kaleng penyiram atau sistem sprinkler, menyebabkan
dedaunan, bunga dan buah menjadi basah. Pada siang hari, matahari dengan mudah
menguapkan kelembaban ini, tetapi penyiraman malam hari memungkinkan air tetap
berada di tanaman untuk waktu yang lama.
Akibatnya,
jamur dan bakteri memiliki tempat yang sempurna untuk replikasi dan invasi pada
permukaan tanaman. Jika Anda memiliki tanaman yang menderita penyakit lain,
seperti batang yang rusak, patogen ini dapat tumbuh lebih kuat di kebun Anda
dan menyebabkan kematian yang signifikan.
2.
Aktivitas Tumbuhan
Mirip
dengan respirasi manusia, tanaman bertukar gas dan kelembaban dengan udara di
sekitarnya menggunakan transpirasi berupa lubang kecil, yang disebut stomata,
membuka dan menutup untuk melepaskan uap air. Namun, sebagian besar aktivitas
transpirasi terjadi pada siang hari saat matahari bersinar.
Kelembaban
penyiraman pada tanaman pada malam hari tidak dapat dikeluarkan oleh stomata.
Akibatnya, kelembaban tetap pada tanaman untuk infiltrasi patogen, menyebabkan
pembusukan dan cedera merusak lainnya pada dedaunan dan bunga.
Malam
hari dengan angin tenang juga berkontribusi pada reproduksi pathogen pada malam
hari yang berangin membantu tanaman menguapkan genangan air atau menjatuhkan
kelembapan ke tanah.
3.
Genangan air
Jika
tanah Anda tidak memiliki tekstur gembur yang ideal, penyiraman di malam hari
berkontribusi pada genangan air. Tanah yang gembur biasanya menyediakan ruang
bagi air untuk menembus tanah dengan cara yang seragam. Tetapi tanah yang
dipadatkan mencegah air bergerak perlahan ke lapisan tanah atas.
Akibatnya,
air tetap menggenang di permukaan tanah. Karena tidak ada matahari untuk
menguapkan genangan air, akar tanaman Anda menjadi mati lemas karena
berkurangnya udara dan kelembapan. Batang dan mahkota tanaman Anda juga dapat
rusak karena patogen atau membusuk jika air terkonsentrasi di sekitar setiap
pangkal tanaman.
4.
Cuaca dingin
Penyiraman di malam hari sangat berbahaya jika dilakukan saat cuaca dingin. Dimungkinkan untuk membuat embun pada dedaunan basah semalaman. Hal itu dapat menyebabkan kerusakan sel tanaman, oleh Karen itu waktu terbaik menyiram tanaman Anda bisa di pagi atau sore hari untuk memastikan bahwa kelembaban masuk ke tanah secara efisien sebelum malam tiba.
Fiona Renatami/Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta
Terima kasih, sangat informatif
BalasHapus