| Menyiram tanaman (Sumber:Pexels) |
Saat berkebun, aktivitas wajib yang harus kamu lakukan adalah menyiram tanaman. Karena tanaman merupakan mahluk hidup yang membutuhkan air untuk bertahan. Dalam menyirampun kamu tidak bisa hanya sekesar mengisi wadah dengan air lalu menumpahkannya atau menyeprotkan air pakai selang ke arah tanaman. Ada beberapa hal yang harus kamu ketahui dalam tata cara menyiram tanaman.
Sebelum menjadi pecinta tanaman,
kamu harus belajar banyak tetang tanaman yang akan ada dipot atau kebunmu.
Setiap tanaman memiliki karakterisrik dan keutuhan masing-masing. Tak hanya
itu, kamu juga harus tau kapan waktu yang tepat untuk menyiram tanaman.
Waktu Menyiram Tanaman yang Baik
Ada dua waktu yang terbaik untuk
menyiram tanaman, yakni pagi dan sore hari. Pagi hari menjadi pilihan yang
paling tepat untuk mennyiram tanaman sebelum memulai aktivitas lainnya. Meski
begitu, kamu harus memperhatikan waktu penyiramannya. Disarankan untuk menyiram
tidak lebih dari pukul 07.00 pagi karena di saat itu udara pun masih lembab.
Kamu juga bisa menyiram tanaman pada
sore hati setelah matahari sudah mulai turun. Pada waktu itu, tanaman pasti
membutuhkan air setelah diterjang teriknya sinar matahari di siang hari. Tetapi
bila siang hari turun hujan berarti sore hari tidak diperlukan untuk menyiram
tanaman kembali.
Selain itu, saat matahari sadang
panas-panasnya kamu tidak disarankan untuk menyiram tanaman. Karena air yang
kamu berikan untuk tanaman akan lebih cepat menguap 30%. Serta suhu tanah
tanaman akan berubah dengan cepat yang dapat membahayakan proses kimia tanaman.
Jadi ketika tanaman habis terkena
panas matahari yang terik, kamu diamkan dulu. Kamu juga bisa tempatya tanaman
di daerah yang teduh tertutup atap. Setelah tidak terlalu panas, kamu bisa
menyiramnnya dengan air.
Tata Cara Menyiram Tanaman
1.
Menyiram mengikuti cuaca
Indonesia merupakan negara tropis, yang artinya kamu harus
lebih peduli dengan tanaman karena suhu di Indonesia yang panas. saat sedang
panas-panasnya, mungkin kamu ungin menyiram tanaman agar sejuk, tetapi hal itu
harus dihindari agar tidak merusak tanaman.
Beruntung Indonesia memiliki dua musim, ketika musim
penghujan tiba kamu bisa menghemat air dan membiarkan alam untuk menjaga
tanaman mu. Tetapi kamu juga tetap memperhatikan sistem pengairannya.
2.
Sesuaikan dengan ukuran tanaman
Setiap tanaman pasti memiliki kebutuhan air yang
berbeda-beda. Ketika tanaman kecil hanya perlu air yang sedikit, berbeda dengan
tanaman yang besar. Serta saat menyiram, sebaiknya kamu tidak menuang semua air
di dalam alat penyiram tanaman ke pot yang berisi tanaman kecil karena itu akan
membuatnya tenggelam.
Hal ini berpengaruh pada tempat kamu menanam. Pot besar
dengan tanaman kecil cukup disiram 4-7 hari sekali. Hal lain yang harus
diperhatikan ialah ukuran pot dengan tanaman. Ketika tanaman berukuran sedang
dalam pot kecil membutuhkan air lebih banyak karena tanahnya tidak bisa
menyimpan air telalu lama. Kamu perlu menyiram dua kali sehari.
3.
Pelajari aturan menyiram
Seperti penjelasan di awal, setiap tanaman memiliki
karakteristik yang harus kamu ketahui. Sepeti terdapat satu tanaman yang
membutuhkan dua kali asupan dua kali sehari. Jadi, kamu butuh menyiram sebanyak
dua kali. Tanaman lain mungkin bisa bertahan dengan sedikit air setiap harinya,
di anataranya tetap hidup sampai berminggu-minggu.
Nah kamu harus lebih teliti melihat tanaman. Pilih pagi atau
sore hari untuk menyiram tanaman. Hindari siang dan malam hari bukan sebagai
pilihan waktu menyiram yang tepat.
4.
Jumlah air yang pas
Coba kamu perhatikan pot tanaman yang kamu miliki, apakah
sudah ada lubang dibagian bawah pot untuk mengalirkan air supaya tidak
mengendap di sana. Tanah yang lembab tidak akan membuat tanaman subur,
sebalinya terlalu kering pun akan mematikan tanaman.
Untuk memastikan tanaman mu sudah tercukup, bisa dicek
kondisi tanahnya. Saat tanah terasa lembab, maka tanaman sudah pas. Tetapi,
jika sudah terlalu kering maka tanaman mu kekurangan asupan air.
5.
Menyiram bagian yang tepat
Tanaman memiliki proses penyaluran yang aik ke seluruh
tubuhnya. Jadi tidak ada gunanya kamu menyiram batang dan daunnya. Bagian yang
harus kamu siram adalah tanah disekitar tanaman tersebut. Menyiram air pada
tanaman malah bisa menumbuhkan jamur dan parasite lain untuk tumbuhan di sana.
6.
Tidak gegabah waktu menyiram
Buat kamu yang hobi berkebuh diluar ruangan, mungkin tanaman
mu warnanya tidak terlalu cerah. Sebenarnya tidak perlu khawatir, hal itu
mungkin terjadi karena panas matahari yang berlebih atau polusi dari kendaraan
bermotor. Tanaman juga punya kekuatan sendiri untuk menjadi kelembapan dirinya.
Hal yang bisa kamu lalukan ialah membasahi tanahnya sesegera
mungkin ketika tumbuhan itu tampak tidak sehat lalu tunggu beberapa waktu.
7.
Menjaga pot tetap kering
Khusus untuk kamu yang menanam di dalam pot, sebaiknya
menjaga tanaman agar tetap kering. Dengan selalu membuang air yang tertahan di
bawah pot. Jangan biarkan air yang menggenang mempengaruhi kelembapan tana.
Karena terlalu banyak air mengendap membahayakan kesehatan tanaman.
Nah itu dia beberapa tata cara
menyiram tanaman yang baik supaya tanaman tetap subuh dan sehat. Tanaman
merupakan mahluk hidup yang berlu dijaga dan dirawat. Kamu bisa menerapkan 7
Tata cara di atas untuk hobi berkebun kamu.
Fiona Renatami/ Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta
Komentar
Posting Komentar