![]() |
| Monstera dewasa (Instagram/@petanimonstera) |
Masa pandemi Covid-19 membuat banyak orang menemukan hingga mendalami hobinya, salah satunya dengan merawat tanaman hias. Monstera Adansonii atau janda bolong adalah tanaman yang digemari oleh pecinta tanaman.
Monster adalah jenis tumbuhan tropis merambat
berasal dari Amerika Tengah. Ia juga dikenal dengan tanaman lubang daun yang
dimilikinya secara alami sehingga disebut dengan Swiss Cheese Plant.
Janda bolong juga memiliki 2 jenis terpopuler, yakni
Monstera Obliqua dan Monstera Adansonii. Tanaman ini masih
sau keluarga dengan mostera dan biasa digunakan sebagai dekorasi rumah.
Janda bolong dijadikan dekorasi bukan karena tanpa
alasan yang jelas. Tanaman ini dapat membersihkan serta meningkatkan kualitas
udara baik di sekitarnya. Jika Janda bolog diletakan di dalam rumah, maka ia
akan menyerap berbagai zat beracun dari udara. Misalnya benzena, formaldehida, tricholoroethylene, cylene dan ammonia.
Tak hanya itu, menikmati pemandangan dari janda
bolong juga dapat menyegarkan mata yang lelah, setelah beraktivitas di depan
layar selama berjam-jam. Bahka janda bolong juga dapat menyerap kandungan bahan
kimia yang dapat menyebabkan gangguan saluran pernapasan, sakit kepala, pusing,
iritasi mata hingga reaksi alergi.
![]() |
| Monstera di dalam ruangan (sumber : pexels) |
Dengan bentuk yang unik tanaman ini memberikan kesan
estetika juga, mengingat harganya yang tinggi dan banyak diincar oleh pecinta
tanaman hias. Banyak orang menjadikan janda bolong sebuah investasi, tetapi apabila
banyaknya pembudidaya janda bolong maka harga jual tanaman inipun menurun.
Meski begitu kita tetap harus merawat tanaman ini,
Janda bolong juga termasuk ke dalam tanaman hias dengan minim perawatan ekstra
tetapi tetap harus diperhatikan dengan baik. Itu merupakan salah satu faktor
janda bolong diincar banyak orang.
1. Perhatikan
kondisi tanah
Tanah adalah media penting dari janda
bolong. Karena janda bolong akan menyerap air dari tanah yang basah sehingga
dapat memenuhi kebutuhan air dan mineral. Dengan tanah yang baik maka tanaman
hias janda bolong dapat tumbuh dengan baik.
Untuk menjaga kelembapan dari akar,
bisa dengan mecampurkan tanah dengan lumut gambut atau perlit dengan takaran
1:1. Campuran media ini akan membantu menjaga kelembapan tanah tanpa merusak
akar.
2. Menjaga
kebutuhan air
Tanaman membutuhkan media yang
lebab akan air, bukan dengan membiarkan media tanam menjadi banjir yang dapat
membuat akar menjadi busuk lalu mati. Tanaman janda bolong juga menyukai air
hujan, ketika tanaman terkena air hujan maka kemungkinan lebih banyak daun baru
lebih besar. Tetapi menyiram dengan air bersih juga dilakukan.
Waktu yang cocok untuk menyiram
janda bolong ialah di pagi dan sore hari. Apabila dilakukan pada siang hari,
akan menggangu proses fotosintesis yang dilakukan oleh janda bolong .
3. Berikan
asupan nutrisi
Tak lupa dengan memberikan asupan
pupuk kompos setiap 6 bulan sekali. Diberikan pupuk kompos karena campuran
media pot masih belum cukup nutrisi. Namun bisa juga dengan penggunaan pupuk
cair, dengan catatan kamu bisa memberikan pupuk sekali dalam sebulan.
4. Perhatikan
cahaya matari
Janda bolong juga sama seperti
tumbuhan lainnya yang memerlukan sinar matahari. Tetapi pemberian sinar yang
berlebihan juga tidak baik bagi tumbuhan, agar tanaman bisa dapat menyerap
cahaya dengan baik.
Kamu bisa meletakannya di dekat
jendela yang terkena sinar matahari. Apabila kamu meletakan diluar ruangan,
kamu bisa memasang jarring-jaring di atas tanaman. Dan tidak lupa memberikan
penyangah di tengah tanaman, agar janda bolong dapat merambat sesuai arah
matahari
5. Mencegah
dari gulma
Gulma merupakan tumbuhan yang
tumbuh pada areal yang tidak diinginkan karena sifatnya yang dapat merebut
nutrisi tanaman utama. Apabila terdapat gulma pada media tanam janda bolong,
maka harus segera dicabut sebelum gulma menggangu nutrisi tanaman utama.
6. Jaga
kondisi suhu di sekitar tanaman
Hal yang harus diperhatikan
selanjutnya adalah suhu, dengan suhu yang baik tanaman janda bolong akan tumbuh
dengan maksimal. Di suhu luar, tanaman janda bolong dapat bertahan pada suhu 23
derajat celcius hingga 30 derajat celcius, sedangkan pada suhu ruangan ia
sebaiknya berada pada suhu 15 derajat celcius.
7. Repotting
Ialah kegiatan mengganri pot
tanaman janda bolong yang dirasa sudah tidak muat karena pertumbuhan tanaman
yang semakin besar. Repotting dapat dilakukan rutin setiap satu tahun sekali
guna membuat banyak ruang untuk tumbuh.
Serta tidak lupa memilih pot yang
memiliki lubang drainase agar air tidak mengendap di dalam pot, jika air
mengendap akan membuat akar menjadi busuk dan mati.
(Fiona Renatami/ Politeknik Negeri Jakarta)


👍👍
BalasHapus